Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Lingkungan

784 Rumah Masuk Daftar Bedah Rumah Blitar, Baru 100 Penerima yang Sudah Dapat Bantuan

Sebanyak 784 rumah di Kota Blitar mendapat alokasi bantuan bedah rumah dari Kementerian PKP pada 2026, dengan nilai Rp20 juta per penerima.

Bedah Rumah di Kota Blitar
Bedah Rumah di Kota Blitar

Poin Penting

  • Sebanyak 784 rumah di Kota Blitar masuk alokasi bantuan bedah rumah 2026.

  • Bantuan bedah rumah senilai Rp20 juta per penerima.

  • Bantuan terdiri dari Rp17,5 juta untuk material dan Rp2,5 juta sebagai stimulus upah tukang.

Kabar Blitar – Sebanyak 784 rumah di Kota Blitar masuk dalam alokasi bantuan bedah rumah dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) pada 2026.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Blitar, Erlin Ferida Kusnawati, mengatakan dari jumlah tersebut sebanyak 100 penerima telah mendapatkan bantuan.

Sementara 260 penerima lainnya masih dalam proses penetapan Surat Keputusan (SK) penerima bantuan oleh Balai Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Jawa IV.

“Sedangkan 424 sisanya sedang dalam proses verifikasi dan validasi oleh tim Kementerian PKP,” kata Erlin.

Bantuan tersebut digunakan untuk perbaikan atau peningkatan kualitas rumah menuju kondisi layak huni dengan nilai Rp20 juta untuk setiap penerima.

Dari nilai tersebut, Rp17,5 juta dialokasikan untuk pembelian material dan Rp2,5 juta digunakan sebagai stimulus upah tukang.

Selain bantuan dari pemerintah pusat, Pemkot Blitar juga memiliki Program Stimulan Rumah Layak Huni (SERUNI) dengan sasaran 85 penerima yang tersebar di seluruh kelurahan.

Hingga saat ini, bantuan SERUNI telah disalurkan kepada 37 penerima, sedangkan 48 penerima lainnya dijadwalkan mulai menerima bantuan pada Oktober 2026.

Di sisi lain, kebutuhan perbaikan hunian juga berkaitan dengan akses masyarakat terhadap sambungan listrik baru.

Pada 2026, Kota Blitar mendapatkan bantuan 87 titik sambungan listrik dari Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur.

Erlin mengatakan bantuan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan pemasangan sambungan listrik baru bagi penerima yang masuk dalam program bantuan.

“Untuk bantuan pemasangan sambungan listrik baru seluruhnya dicukupi melalui APBD Provinsi Jawa Timur melalui program tersebut,” ujarnya.

#Bedah Rumah Blitar #Rumah Tak Layak Huni Blitar

Komentar 0

Baca Juga